ANALOG TO DIGITAL CONVERTER

 

I. ADC ( ANALOG TO DIGITAL CONVERTER )

ADC digunakan sebagai rangkaian yang mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital. Dengan menggunakan ADC, kita dapat mengamati sinyal-sinyal dari perubahan-perubahan sinyal analog seperti perubahan temperature, kepekatan asap, tekanan udara, kecepatan angin, berat benda, kadar asam ( pH ), dan lain-lain yang semuanya dapat diamati melalui sensornya masing-masing. Hal yang paling penting dalam suatu rangkaian ADC adalah resolusi, yaitu besaran analog terkecil yang masih dapat dikonversi menjadi satuan digital.

Resolusi ( r ) = ((1 / (2 pangkat n) )· Vref

Dimana : n banyaknya bit ADC; Vref = tegangan referensi yang digunakan

Pada pembahasan selanjutnya, akan dibahas mengenai ADC 0808 8 bit.

 

II. ADC 0808

ADC 0808 merupakan konverter A/D 8 bit yang dapat mengkonversi data input sebanyak 8 sinyal, sehingga dapat menerima 8 buah tranduser yang berbeda untuk setiap chipnya. Jika pada ADC 0808 ini diberikan tegangan referensi +5V maka resolusinya adalah 20 mV (untuk menghitungnya, gunakan rumus diatas).

Dalam menggunakan ADC 0808 ini pada sistem, hal penting yang perlu diperhatikan adalah pengaktifan/pengkonversian ADC yang harus selalu dilakukan ketika data dari sensor akan dibaca oleh mikroprosesor. Adapun langkah-langkah pengkonversian pada ADC 0808 ini adalah :

1. Aktifkan ADC.

2. RD dan WR diberi logic 1, dimana WR dan RD merupakan keluaran dari PortC0 dan PortC1 yang telah dikombinasikan pada gerbang NOR (Anda dapat melihat rangkaiannya di data book ADC 0808 pada perancangan hasil penulis yang telah di download).

3. WR diberi logic 0 kemudian diberi logic 1

4. RD diberi logic 0

5. Maka pada langkah ini terjadi konversi besaran analog ke digital

Untuk memilih input yang digunakan, dapat melakukan pengdekoderan pada pada pin C, B, dan A. Untuk lebih jelasnya dapat melihat tabel dibawah ini :

C B A Vin yang digunakan
0 0 0 Vin0
0 0 1 Vin1
0 1 0 Vin2
0 1 1 Vin3
1 0 0 Vin4
1 0 1 Vin5
1 1 0 Vin6
1 1 1 Vin7

Pemilihan input ADC 0808 Jika pin A = 0, B = 0, C = 0; maka tegangan input yang akan dikonversi berasal dari Vin0. Jika pin A = 1, B =0, C = 0; maka tegangan input yang akan dikonversi berasal dari Vin1, dan demikian seterusnya.


.:: OPI-Homepage ::.