PENUTUP

 

I. Kesimpulan

Setelah penulis melakukan berbagai percobaan, pengukuran serta perwujudan dari seluruh sistem, penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut :

1. Kerusakan yang mungkin terjadi pada alat terdiri dari kerusakan hardware dan kesalahan software. Kerusakan hardware dapat dicari kerusakannya dengan cara pengecekan hubungan antara komponen / jalur-jalur yang berdekatan serta pengecekan tegangan setiap pin IC. Adapun untuk mencari kesalahan pada software dilakukan dengan cara menjalankan program dengan di tracing (trace) yang dilakukan di PC lewat program DEBUG.

2. Dalam perakitan alat ini perlu diperhatikan drop tegangan pada power supply, seandainya terjadi drop tegangan berarti arus yang dihasilkan power supply kurang , atau mungkin terjadi hubungan singkat.

3. Alat ini menggunakan mikroprosesor 8088 sebagai sistem pengontrol jalannya program. Dalam penggunaan selanjutnya, dapat saja ia menggunakan mother board yang menggunakan mikroprosesor keluarga INTEL iAPx 80xx yaitu mikroprosesor 8088 / 8086, 80186, 80286, 80386 dan 80486. Program yang digunakan dapat disimpan pada soket IC ROM BIOS. Hanya saja hal yang perlu diperhatikan adalah kapasitas ROM yang digunakan dan alamat awal yang akan dieksekusi mikroprosesor.

 

II. Saran

Mengingat alat ini digunakan untuk alat pengontrol dan pengaman kebakaran, dalam membuat dan menggunakan alat ini, hal-hal yang perlu diperhatikan diantaranya adalah :

1. Penempatan box alat harus disesuaikan dengan kemungkinan-kemungkinan terjadinya kebakaran yang besar. Dengan kata lain box alat harus tahan api (misalnya dengan aluminium, besi, seng, dll), dan ditempatkan terpisah dengan sensor sehingga jika terjadi kebakaran yang besar alat tidak ikut mengalami kerusakan.

2. Untuk pengembangan, alat ini dapat ditambah sensor yang lain seperti sensor untuk security system serta dapat ditambah display yang lebih baik (misalnya led seven segment) sehingga informasi data dari sensor dapat terbaca dengan jelas.

3. Untuk sensor suhu LM 335Z mempunyai batas temperature maksimal yang masih dapat ditoleransi sekitar 100 derajat Celcius. Jika terjadi kebakaran besar yang menimbulkan suhu lebih dari 100 derajat Celcius, sensor ini bisa mengalami kerusakan. Oleh karena itu, sensor ini bisa diganti dengan sensor suhu dari jenis lainnya yang memiliki batas temperature yang lebih tinggi.

4. Agar membuat alat ini lebih murah, atau jika Anda ingin melakukan percobaan maka saya sarankan Anda menggunakan mother board bekas dulu, misalnya mother board PC XT 8088, mother board 286, 386 dan lain-lain mengingat harga bekasnya saat ini murah sekali, dibanding jika Anda membuat seluruh sistem minimum mikroprosesor 8088. Penulis sendiri telah membeli mother board PC XT 8088 seharga Rp.25.000,- itupun berikut card-card dan power supplaynya. Anda dapat membeli mother board bekas ini di rental-rental komputer yang telah buka sejak lama ataupun di toko-toko komputer yang masih menjual mother board bekas, bahkan biasanya diemperan (seperti di Tegal Lega, Bandung) juga sering terdapat mother board bekas, hanya penulis tidak dapat menjamin masih jalan atau tidak.


.:: OPI-Homepage ::.