PERANCANGAN

PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE)

 

I. Perancangan Perangkat Lunak / Software

Perancangan software dibuat guna mendukung kerja pada perangkat hardwarenya. Perancangan software ini dibuat berdasarkan instruksi set µP 8088 dan diawali dengan perancangan pada diagram alir (flowchart) yang sesuai dengan sistem yang akan dibuat.

II. Cara Kerja Program

Pada saat pertama catu daya dihidupkan, mikroprosesor akan menjemput alamat di alamat yang ditunjukkan oleh code segment yaitu FFFF0H, dan program yang terdapat pada alamat FFFF0H ini diantaranya adalah program insialisasi untuk semua perangkat, baik perangkat memori maupun perangkat I/O serta diakhiri dengan program JMP (lompat) ke program utama sistem yang penyimpanannya dimulai pada alamat FE000H (hal ini karena EPROM yang digunakan mempunyi kapasitas 8 KB). Pada saat program inisialisasi dijalankan buzzer dan seluruh perangkat output dinyalakan sesaat. Program utama berisi dari program sistem yang yang akan dibuat yaitu program pengontrol dan pengaman kebakaran.

Program ini akan mengecek secara continue setiap data yang diberikan oleh sensor suhu dan asap. Sensor yang dicek terlebih dahulu adalah sensor suhu. Jika suhu ( T ) kurang dari suhu bawah ( TL ) maka mikroprosesor akan menyalakan lampu indikator suhu warna hijau dan melanjutkan kepengecakan sensor asap. Jika suhu ada diantara range suhu bawah ( TL ) dan suhu atas ( TH ) maka mikroprosesor akan menyalakan lampu indikator suhu warna kuning dan menghidupkan buzzer serta melanjutkan kepengecakan sensor suhu. Jika suhu lebih dari suhu atas ( TH ) maka mikroprosesor akan menyalakan lampu indikator suhu warna merah dan akan menyalakan buzzer kemudian melanjutkan kepengecakan sensor asap. Jika kepekatan asap ( A ) kurang dari kepekatan asap bawah ( AL ) maka mikroprosesor akan menyalakan lampu indikator kepekatan asap yang berwarna hijau, kemudian mikroprosesor akan mengulang prosesnya dari pengecekan sensor suhu kembali. Jika kepekatan asap ada diantara range kepekatan asap bawah ( AL ) dan kepekatan asap atas ( AH ) maka mikroprosesor akan menyalakan lampu indikator kepekatan asap yang berwarna kuning dan menghidupkan buzzer kemudian melanjutkan kepengecekan sensor suhu kembali. Adapun jika kepekatan asap lebih dari AH dan suhu lebih besar dari TH maka mikroprosesor akan menyalakan lampu indikator kepekatan asap dan suhu yang berwarna merah serta akan menghidupkan pompa air dan buzzer kemudian melanjutkan kepengecekan sensor suhu kembali.

III. Flow Chart

Jadi pada prinsipnya program ini merupakan program looping yang bertujuan untuk memeriksa data yang diberikan oleh kedua sensor secara continue. Flowchart dari program pengontrol dan pengaman kebakaran dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

 


.:: OPI-Homepage ::.